Hidup sudah ditakdir, tidak perlu kuatir

Hidup sudah ditakdir, tidak perlu kuatir

???????????????

Yi Sheng Dou Shi Ming An Pai, Wu Chou Wu Li Fu Zi Lai

Hidup sudah ditakdir, tidak perlu kuatir

 

(Jiang Dao Umum, dibawakan oleh: Li Shifu

Pada 20 Februari 2011, Di Wan Fu Gong Dao Guan, Semarang)

(Disusun berdasarkan pemahaman sendiri oleh: Li An.)

 

Bagaimana pandangan orang Tao terhadap takdir?

Mengapa kita lahir di bumi/dunia ini, bukan di tempat lain? Inilah takdir kita. Dunia ini sudah menyiapkan semuanya untuk kita.

 

Takdir itu adalah seseorang lahir di mana dan menjadi anak siapa.

 

Di dunia ini sebenarnya tidak ada jalan. Jalan menjadi ada karena semua orang menggunakan jalan.

 

Orang Tao memiliki pemahaman bahwa hidup di dunia ini memegang prinsip Yi Ban You Wo, Ban You Tian (????????). Banyak masalah yang terjadi di dalam kehidupan ini. Bagaimana tidak kuatir?

 

Ada suatu paham yang tidak sesuai dengan ajaran Tao yaitu:  Fatalisme :  seumur hidup hanya mengandalkan dan pasrah kepada nasib.

 

Seluruh anggota badan kita/alat gerak yang ada harus bisa digunakan dengan baik untuk menunjang kehidupan kita. Sebagai seorang manusia, jika tidak berani dan tidak bisa menyelesaikan masalah, apakah masih bisa disebut sebagai manusia?

 

Seseorang ditakdirkan kaya raya. Ketika dia pergi ke tukang gwamia, si tukang gwamia menyatakan memang ada tanda-tandanya. Jika orang ini tidak berbuat apa-apa dan malas berusaha, akhirnya tidak akan pernah kaya.

 

Nasib ada di tangan kita sendiri. Orang Tao harus aktif dan kreatif di dalam menggali kehidupan ini. Hok Gi timbulnya dari dalam bathin, wajah merupakan cerminan dari bathin pula. Semua yang kita miliki saat ini bukanlah suatu keberuntungan, melainkan hasil dari usaha kita sendiri.

 

Perkembangan jaman di dunia ini mengindikasikan bahwa material jauh lebih maju daripada spiritual. Karena manusia masih memiliki sifat setengah hewan. Sehingga banyak hal masih diukur dari sisi material saja.

 

Dalam rangka mengubah nasib, sebenarnya kita ini sedang melawan kehendak Giam Lo Ong dan Cai Shen. Orang bekerja dengan giat maka Cai Shen memberikan rejeki. Orang yang umurnya sudah habis waktunya, dikarenakan dia sejak muda melatih Tao Yin Shu, malah badannya selalu sehat dan jarang sakit, maka catatan Giam Lo Ong pun menjadi berubah.

 

Orang Tao tak merasa kuatir menjalani hidup ini, karena memiliki semangat juang yang berkobar sehingga berani melawan nasibnya. Kebalikannya, jika setiap saat hanya selalu kuatir, maka akan menyuramkan nasib, sehingga Hok Gi pun bisa lari darinya.

 

Deng Xiao Bing: “Langit runtuh pun, saya tidak takut. Karena pasti akan ada yang menyangganya.”

 

Tiada guna meratapi nasib. Yang terpenting adalah harus berani berjuang. Tak perlu kuatir, maka Hok Gi pun bersinar.

 

Di mana kita terjatuh, di situ pula kita harus bangun kembali. Orang Tao harus menjadi majikan bagi dirinya sendiri, menghilangkan semua beban yang ada, dan harus berani melawan nasib.

 

Demi melawan nasib, di dalam Lian Sheng Gong (Tao Yin Shu) harus bisa mencapai taraf Yan Tong Shen (penglihatan gaib) dan Er Tong Shen (pendengaran gaib) yang berguna untuk:

- mengetahui kehidupan masa lampau dan digunakan sebagai cerminan

- mengetahui masa sekarang digunakan untuk mengubah nasib

- mengetahui dan menenentukan masa akan datang yang masih bisa berubah tergantung pada apa yang dilakukan pada saat sekarang ini

 

Yang bisa dipegang adalah saat ini, hari ini. Lakukanlah semua hal yang baik dan memperbanyak berbuat Gong De (amal kebajikan).

 

Nasib yang ada tidak perlu diratapi melulu.   Berusahalah untuk keluar dari belenggu nasib.

 

Sebagai seorang Taoyu harus lebih meluaskan wawasan dan memiliki pemikiran yang maju. Pikiran yang maju berguna untuk menuju kesempurnaan. Nasib sangat sering digunakan sebagai alasan saja oleh mereka yang malas berusaha. Nasib bisa dilawan dengan nasib.

 

Orang Tao harus bisa meredam kekuatiran dan memberikan hararapan kepada orang lain. Jangan sampai malah menutup/memupus semangat/harapan orang lain.

 

Cara melatih Tong Shen:

- Lian Shen Gong dengan benar

- Memiliki hati yang baik

- Latih Jing Zuo Gong, berguna untuk menyerap ion-ion yang ada di alam semesta ini. Itulah sebabnya orang-orang jaman kuno dulu pergi bertapa ke gunung. Maksud dan tujuannya adalah untuk mencari dan mendapatkan tempat untuk Lian Gong yang banyak mengandung ion-ion tersebut. Ion-ion yang mengambang tidak akan nampak oleh mata, namun ketika dikumpulkan dan dipadatkan akan menimbulkan suatu kekuatan (Li/?). Namun demikian, sebuah kekuatan (Gong Li/??) yang hebat hanya bisa dimiliki oleh orang yang “berhati baik”.

Tags: , , , , , , , , , ,  

Leave a Reply