Apakah HUANG CIN (Peci Kuning) itu?

Apakah HUANG CIN (Peci Kuning) itu?

 

??????(dà ji? xué dào h?o!)

Huang Cin adalah istilah yang digunakan oleh penguasa untuk gerakan pemberontakan yang menggunakan nama DAI BING TAO pada jaman dinasti Han (tahun Kuang Ho) ketika itu Rajanya bergelar Ling Tie, tahun 178 – 184 AD.

 

Mulanya DAI BING TAO merupakan satu dari sekian banyak aliran dalam agama TAO yang didirikan oleh Zhang Ciok.Kegiatan utamanya adalah mengobati orang yang sakit dengan “RITUAL-RITUAL MAWAS DIRI / MENDOSIN dan DIBERI MINUM AIR HU”.   Bila sembuh itu berarti pasiennya memang betul-betul yakin dan percaya, Tapi kalau tidak sembuh ya salah pasien sendiri dikarenakan masih belum yakin dan percaya, dan Zhang Ciok sendiri memakai gelar TA SIEN LIANG ZHE.

Pada waktu itu, penguasanya bersifat sangat korup sehingga sangat menyusahkan kehidupan rakyatnya, banyak rakyat terutama para petani yang sangat miskin, sehingga banyak yang tidak mampu berobat ke tabib dan beralih pindah meminta pertolongan pada Zhang Ciok, maka dalam kurun waktu 10 tahunan, sudah ada ratusan ribu bahkan jutaan pengikut aliran DAI BING TAO di seluruh daratan Tiongkok.

 

Pada waktu itu penguasa juga penganut agama TAO dengan memuja Huang & LAO, dan saat itu yang Penguasa kebetulan penguasa melalui pejabat-pejabatnya mendengung-dengungkan ajaran kitab DAI BING CING (Setia kepada Pemimpin; berbakti kepada orang tua, dan menghormati guru, serta mengharuskan semuanya sehati bersatu hidup dalam kebahagiaan).   Hal-hal inilah yang menyebabkan penguasa sedikit lalai dengan adanya bahaya yang mengintai, banyak pejabat masih korup dan sewenang-wenang, meskipun ada juga pejabat yang sudah menyadari dan berusaha memperbaiki cara pemerintahan termasuk memberi saran kepada raja. Sampailah saat seorang pengkianat DAI BING TAO yang bernama Dang Chow (Murid Zhang Ciok sendiri), membocorkan rahasia rencana pemberontakan Zhang Ciok kepada kerajaan.

 

Baru raja kaget dan memerintahkan untuk membasmi gerakan ini, namun sudah terlambat, di mana-mana di seluruh negara sudah terjadi gerakan pemberontakan yang mirip revolusi dilakukan oleh pengikut-pengikut Zhang Ciok dengan tanda “Penutup kepala kuning”, mereka membunuhi pejabat-pejabat yang korup (Menjarahi harta benda para pejabat yang korup dan tuan tanah – tuan tanah yang kaya raya!) untuk menggulingkan kerajaan, dan inilah yang disebut Pemberontakan Huang Cin (Peci Kuning).

 

Pasukan kerajaan tidak mampu sepenuhnya menumpas gerakan ini, maka raja mentitahkan beberapa penguasa daerah untuk membentuk pasukan sendiri dalam menghadapi pemberontakan ini. Dan ini justru merupakan cikal bakal peristiwa Sam Kok yang terkenal di kemudian hari itu! Karena dengan situasi yang demikian itu, memungkinkan Liu Bei, Cao Cao, Sun Jian untuk bisa mempunyai pasukan pribadi masing-masing, setelah pemberontakan Huang Cin bisa dipadamkan.

Pemberontakan Huang Cin (Yellow Hood) pasang surut sampai selama 20 tahun lebih, itu sekaligus juga menunjukkan betapa rakyat Tiongkok pada masa itu sangat merindukan perubahan pemimpinnya, sehingga gerakan Zhang Ciok selalu mendapat dukungan oleh rakyat sampai 20 tahun lebih itu.

 

Catatan lain: disebutkan Jenderal Cao Cao lah yang sangat piawai dalam menghadapi pemberontakan ini, Cao Cao menggunakan taktik persamaan ajaran agama antara yang dia anut dengan Dai Bing Tao, dan berhasil menyebabkan ratusan ribu pasukan Huang Cin di daerah propinsi Jing Chou menyerah kepadanya, dan selanjutnya justru menjadi pasukan inti Cao Cao dalam masa pergolakan SAM KOK di kemudian hari.

Banyak buku mengatakan bahwa pemberontakan Huang Cin ini, menunjukkan betapa gagah beraninya rakyat petani Tiongkok yang dengan gigih dan tekad yang membaja ingin menggulingkan kerajaan Han akhir yang diperintah oleh raja yang korup dan tiran.

Akhir dari pertarungan para Petani yang patriotik dengan raja yang korup itu, menyebabkan kekalahan di dua pihak, di mana akhirnya lahirlah tiga negara (Negara WEI, Negara SHU, Negara WU). Dan mulailah babak sejarah baru yaitu sejarah SAM KOK.

 

Begitulah ringkasan dari buku berjudul Chung Kuok Tao Chiao (1996).

 

Salam hangat TAO.

 

Sumber : community.siutao.com

Tags: , , , , , , ,  

Leave a Reply