Jika surga dan neraka tak pernah ada !!!

Diambil dari arsip diskusi di http://siutao.com
Diskusi antara Junzi, Nan_S, Chang, Sponbob, Sky, Kartonochandra, SHAN MAO, pada September 2007.

Bagaimana konsep surga dan neraka menurut kalian, ada apa ngak ?    Dimana letaknya ?

Sebenarnya apakah neraka / surga itu benar2 ada atau tidak, ataupun hanyalah sebuah konsep, hal itu tidaklah penting.  Yang terpenting sebenarnya adalah manusia itu bisa mengerti KEBAJIKAN dan menjalankannya dalam kehidupan sehari-hari dengan penuh “Kesadaran” dan “Kejernihan Hati”,  bukan karena berpamrih ingin ke surga atau karena takut masuk ke neraka !!!

Kalau dikatakan bahwa “Surga” itu tidak ada, apa kamu akan percaya ?    Kalau dikatakan bahwa “Surga” itu letaknya di langit, maka sebagai lawan katanya yaitu “Neraka”, sudah barang tentu letaknya di bawah tanah, apa kamu percaya ?   Kalau saya beritahukan letaknya di mana, kemudian kamu tetap tidak percaya, lantas bagaimana dong ?    Apa mau diantar ke sana ?    Bagaimana kalau tiketnya hanya untuk satu kali jalan saja, bisa pergi tapi tidak bisa kembali, kamu mau ?

Dari pada kita memusingkan “Surga dan Neraka”, ada atau tidak ada, serta letaknya itu ada di mana ???    Lebih baik kita memikirkan bagaimana caranya menjalani hidup ini, agar bermakna/bermanfaat baik bagi diri kita sendiri, demi keluarga kita dan demi masyarakat disekitar kita.    Bagaimana caranya memperbaiki diri kita, supaya dari hari demi hari yang kita lalui bisa menjadi semakin baik lagi !!!

Konsep dasar yang yang selama ini kita pahami sejak dari kecil, dikatakan bahwa “Surga” itu adalah segala sesuatu yang mengandung unsur “Kebahagiaan” dan sebaliknya kalau “Neraka” adalah segala sesuatu yang mengadung unsur “Penderitaan”.   Mengenai keberadaannya, yah… jelas pasti ada, hanya saja letaknya ini yang ngak bisa dikatan dengan “asal njeplak” saja !!!

Istilah “Sorga” atau “Neraka”, dari mana asalnya atau siapa yang pertama kali mencetuskannya, ngak ada yang bisa tahu secara tegas.   Tapi yang jelas “Surga” diceritakan sedemikian rupa agar Umat yang mempercayainya, bisa mengidolakan untuk pergi ke sana nantinya… dan “Neraka” adalah sebaliknya, diceritakan bahwa “Neraka” itu penuh dengan siksaan yang eternal, agar supaya Umatnya yang percaya tidak mau ke sana (scare tactics).

Siapapun yang pertama kali mencetuskan konsep ini pada waktu itu, sangatlah pandai sekali !!!    Konsep “Surga dan Neraka” diciptakan, tentunya agar  supaya semua Umatnya bisa selalu berbuat baik dan menghindari segala perbuatan jahat.   Tapi nyatanya, ada atau tidak ada konsep itu, apa bedanya !!!    Manusia juga tetap begitu2 aja… ada yang pinter ada yang kurang pinter.

Sebetulnya, konsep “Surga dan Neraka” tergantung dari penghayatan “Hati Nurani” masing2 umat manusianya.    Sayangnya “Hati Nurani” manusia, sering tercemar oleh doktrin2 yang salah !!!   Oleh karena itu, untuk bisa memahami arti “Surga dan Neraka” yang sebenarnya,  yah… harus mengerti dulu sifat manusia itu sejak awal seperti apa ???

Doktrin yang jauh dari konsep “Kasih Sayang”, mengatakan bahwa “Manusia sejak dilahirkan sudah membawa dosa turunan” !!!   Dalam hal ini, mereka menciptakan semacam doktrin halusinasi yang terkesan sangat “Dipaksakan”,  dimana seolah2 ada suatu “Alam” yang namanya “Surga dan Neraka”.   Hal itu digunakan hanya untuk membenarkan argumentasi murahan, supaya bisa menyambungkan ceritanya dan juga supaya bisa menakut-nakuti Umatnya !!!

Ajaran lain mengatakan bahwa, Manusia ketika dilahirkan adalah “Suci/Bersih” seperti kertas yang berwana “Putih Polos” tanpa noda (karena Tuhan memang mencintai Mahluk ciptaannya !!!).    Kemudian, semua tergantung dari “Catatan Perjalanan Hidup” yang dilakoni oleh Umat Manusia selanjutnya.    Maka munculah teori yang mengatakan bahwa dalam mendidik anak2, sebaiknya sama sekali jangan menggunakan cara kekerasan, mendidik harus dilakukan dengan penuh “Kasih Sayang”, agar supaya “Hati Nurani” anak2 itu bisa tetap bersih dan penuh dengan “Kasih Sayang”.    Itulah cerminan “Kebahagiaan” yang sesungguhnya.   Diharapkan, bila semua keluarga bisa mendidik anak2nya tanpa menggunakan kekerasan, maka otomatis dunia ini akan menjadi lebih damai dan harmonis.

Nah, sekarang sudah jelaskan,  yang paling benar adalah TEORI YIN YANG, karena semua itu ternyata cuma salah satu bukti, bahwa segala sesuatu atau apapun juga yang ada di “Alam Semesta” ini, selalu berbentuk YIN-YANG.   Termasuk “Suci Bersih” atau “Kotor” penuh dosa ; “Surga atau Neraka”,  semuanya itu tidak lain adalah “YIN atau YANG” saja !!!    Oleh karena itu, silahkan saja masing2 dari kita bisa mengambil hikmahnya, sesuai dengan Kepercayaan dan Agamanya masing2.   Yang terpenting, marilah kita saling berlomba-lomba memberikan “Kontribusi” dalam membangun masyarakat yang lebih damai dan harmonis.

Tags: , , , , , , , , , , , , ,  

Leave a Reply