Sukses, tergantung bagaimana orang mengendalikan …….

Diambil dari arsi diskusi di http://siutao.com
Diskusi antara SHAN MAO, Tjing Wen & Sponbob, pada Desember 2007.

Kita semua pasti menyadari kalau di dalam diri kita masing2 pasti memiliki banyak keunggulan/kebaikan dan juga kelemahan/kejelekkan.   Oleh karena itu, SIUTAO mestinya bisa membantu kita untuk memperbaiki kelemahan/kejelekkan dan memperbanyak keunggulan/kebaikannya.

Namun yang lebih penting adalah bagaimana kita bisa mengendalikan dengan baik semua sifat kebaikan dan sifat kejelekkan kita, dalam mencapai sebuah tujuan.   Inilah strategi kehidupan yang sangat tinggi levelnya !!! Ha… ha… ha…

Biasanya hanya orang yang mendekati sempurnalah yang sanggup melakukan itu semua, karena orang ini pastilah merupakan orang yang telah memahami apa sebenarnya arti “MING dan LI” bagi dirinya.   Sehingga dia bisa secara jujur dan piawai menggunakan segala sifat kebaikan maupun sifat kejelekan pribadinya secara tepat sasaran.

Patokannya sebagai berikut :

- Bisa secara cermat dan luwes dalam memahami serta mengendalikan semua sifat kebaikan dan kejelekkan dirinya.

- Berusaha menggunakan sisi kebaikan untuk menutupi kejelekan ; bila perlu menggunakan kejelekkan untuk menetralkan kejelekkan lainnya.

- Ingat, orang yang memiliki sifat kebaikan/ positif yang lebih banyak, biasanya kesempatan berhasilnya akan jauh lebih besar.

- Waspada, orang yang memiliki sifat kejelekkan/negatif yang lebih banyak, biasanya kesempatan berhasilnya sangat kecil.

- Berusaha merubah sifat yang jelek menjadi baik harus tetap selalu dilakukan.

Tolong berikan tanggapan, karena banyak orang yang tidak bisa mengetahui mana kelemahan dirinya sendiri.   Sehingga selalu saja melakukan ketololan yang sama sepanjang hidupnya, persis seperti celeng buta saja !!! Ha… ha… ha…

Sekedar ikut memberikan tanggapan saja yah…  pertama2 yang harus kita lakukan adalah membuang dulu “ego” di dalam diri, sama seperti dalam Cing Co, ngak ada beban apapun apalagi “MING dan LI”.   Coba untuk “Berdiri Di Luar Diri”, sehingga kita bisa mengetahui segala kelebihan dan kekurangan diri secara lebih objektif.

Setelah itu kita mulai mencoba untuk menjalani hidup dengan selalu mengedepankan kebaikan2 yang kita miliki, selalu bersikap sadar dan waspada terhadap keburukan diri yang mungkin saja timbul suatu saat.   Saat keburukan itu timbul, segera sadari dan sesegera itu pula diperbaiki.   Jika kita sudah bisa menyadari kelebihan dan kekurangan diri, maka mengendalikannya jadi lebih mudah.   Bagaimana mungkin orang yang sudah bisa menyadari kelebihan dan kekurangannya, tidak mampu mengendalikannya, tinggal tujuannya saja mau kemana ?

“Berdiri Di Luar Diri” yang dimaksud adalah sama seperti pepatah yang berbunyi “Gajah di pelupuk mata tidak nampak, tapi Kuman diseberang lautan kelihatan !!!“.   Nah… dengan mau “Berdiri Di Luar Diri” inilah, diharapkan “Si Gajah” itu bisa kelihatan lebih dulu !!!   Istilah lain yang mungkin lebih sering kita gunakan untuk menjelaskan “Berdiri Di Luar Diri” adalah “Bercermin”, dimana diri kita seolah2 sedang berdiri berhadap2 dengan “seseorang” dan sedang berusaha “Menilai” orang lain yang sedang berada dihadapan kita itu !!!

Sementara untuk merubah yang buruk menjadi baik, jelas hal itu tidak semudah kita bicara, tidak semudah kita membalikan telapak tangan.   Perlu kemauan dan keuletan sepanjang perjalanan hidup untuk selalu melakukan perubahan2 ke arah yang lebih baik dan lebih baik lagi.   Jatuh-bangun dalam berupaya disegala hal adalah lumrah, termasuk dalam hal memperbaiki diri.

Yang paling penting adalah kita harus selalu memiliki kesadaran untuk selalu berusaha merubahnya.   Yang dimaksud “selalu memiliki kesadaran” adalah jika kita “Sadar”, maka disaat kita jatuh, kita akan segera “Sadar” untuk segera bangkit dan jalan lagi.   Proses ini tidak bisa dilakukan dalam waktu “Semalam”.

Entri ini dituliskan pada 12 April 2009 pada 5:30 PM dan disimpan dalam Artikel TAO. yang berkaitan: bercermin, ego, kesadaran. Anda bisa mengikuti setiap tanggapan atas artikel ini melalui RSS 2.0 pengumpan. Anda bisa tinggalkan tanggapan, atau lacak tautan dari situsmu sendiri. Ubah tulisan ini.

Tags: , , , , , , , , , , , , , , ,  

Leave a Reply