Harapan !!!

Diambil dari Postingan di FB TAO Indonesia
Diposting oleh SS Tio Januar

Saya Banyak merenung dari banyaknya thread soal Huang Ie (HI) ini …

Untuk para HI ;
sebagai HI, kita semua punya “beban” , karena kebanyakan orang menyoroti kehidupan seorang HI. Cilakanya yang lebih banyak dilihat adalah justru kehidupan di luar seorang HI memakai jubah.

Yang dimaksud dengan “Beban”, karena ada HARAPAN dan Tuntutan dari banyak Taoyu, agar HI bisa menyelesaikan banyak urusan.  “Dianggap” lebih superior daripada dirinya.  Dan ketika “Harapan” itu tidak terliat dalam kenyataannya. Maka bisa dikatakan “Penonton” menjadi Kecewa !

Banyak “master” yang bilang “kok jadi beban?”.  “Kalo begitu ngak usah jadi HI dong ?”   Saya sangat setuju.   Jangan jadikan itu beban, dilain pihak kita juga harus mempertimbangkan kenyataan di atas, kita tidak bisa menutup mata akan adanya hal itu.   Jika kita bisa dengan CE RAN, secara alamiah sadar dan mau meningkatkan dan memperlengkapi diri sendiri, saya rasa itu bukan lagi menjadi beban.

Harapan2 itu antara lain, tuntutan ;
- Untuk menjadi “Sempurna”, sesuai “Harapan” para Taoyu.
- Untuk menjadi hebat dalam segala hal,
- Untuk menjadi orang yang bisa diandalkan,
- Untuk menjadi “Pengayom” dan bisa memberikan solusi dalam setiap permasalahan.
- Unttk menjadi pendorong dan penggerak SHI MEN.
- Untuk melayani Umat.
- dan masih banyak lainnya !

“Beban2″ itu menjadi melekat ke dalam diri HI, karena penilaian dari kebanyakan orang adalah seperti itu !   Jangan kita beralasan “jangan dijadikan beban”, sebagai alasan untuk “gimana gue aja kali !”.   Jarang yang bisa secara arif memilah, bahwa bagaimana sikap dan perilaku orang itu sewaktu memakai HI (dinas) dan bagaimana pada waktu ia sedang tidak berdinas.

Tentu lebih banyak seorang HI terlihat pada kehidupan sehari2nya, pada waktu tidak memakai “Jubah” resmi.  (Mosok ke mana2 pakai HI..kan tidak…).   Padahal dalam kehidupan kesehariannya, HI juga manusia biasa, yang bisa terseok, lemah, masih berkutat dengan segala kesukarannya sendiri.   Cilaka lagi, jika HI sedang bertugas/dinas, membantu Upacara Po Un, Cao Tu, Yen Sou dsb2 tidak dinilai dan tidak menjadi “Poin” keunggulan (pikiran kebanyakan orang, “Itu kan memang sudah seharusnya dan memang sudah menjadi tugasnya !”).

Karena lebih banyak melihat kegiatannya sehari-hari, akhirnya mengalir kalimat, “Si Anu sudah HI kok begitu yah ?    Sikapnya, koq bermental tempe dan bla..bla..bla lainnya !”.    Ini hanya ungkapan dari “Penonton” yang kecewa tadi…”Harapan” yang ingin dilihat, berbeda dengan kenyataan yang ada !    He…he…he…

 

Untuk itu sebagai HI, mari kita ;
Belajar Cerdas secara Intelektual dan Cerdas secara Emosional !

Cerdas Emosional ;
- Utuk bisa lebih berhati2 dalam berbicara, bersikap dan berperilaku.
- Belajar untuk rendah hati, tidak bersikap arogan, sombong, tidak melecehkan dan merasa lebih berkuasa dari teman2 Taoyu lainnya.
- Bersikap terbuka, mau menerima masukan dan kritikan.
- Mawas Diri dan Rendah Hati.
- Murah Senyum dan Bersikap Ramah.
- Bermental Baja, tangguh menghadapi tantangan.
- Bisa bersikap tenang dalam menghadapi masalah.
- Bisa menjadi “observer”/pengamat yang baik.
- Bisa memampukan dirinya.   Mengatasi kesulitan2 yang menimpa dirinya.
- Mempunyai banyak teman dan mampu mengembangkan pengaruhnya.

Cerdas Intelektual ;
- Mengembangkan wawasan seluas-luasnya. Belajar banyak disiplin ilmu. Tapi tidak terjebak dalam intelektualitas.
- Belajar berorganisasi.
- Terbuka terhadap perubahan, mau menerima informasi dan menyaringnya.

 

Bagi Taoyu ;
- Belajarlah sama seperti di atas, karena suatu saat anda akan mendapatkan penilaian yang sama.  Siapkan pula diri Anda !
- Cari mentor2/ Senior2 yang selaras dengan anda, yang anda dapat menaruh kepercayaan (trust)  dimana anda bisa nyaman untuk berdiskusi, demi kemajuan diri anda sendiri.   Jadikan ia sebagai Pembimbing dan Teman Berdiskusi.
- Bisa memilah antara HI dinas dan HI preman.
- Bisa menerima kenyataan bahwa pendidikan dan pengalaman para HI itu ber-beda2, masing2 punya keunggulan yang “unik”.
- Bisa dan biasakan menyaring, mana keunggulan dan mana kelemahan, serap keunggulannya dan buang kelemahannya. Tidak hanya pada HI, tapi dalam semua aspek kehidupan.

Bagi semua Taoyu dianjurkan untuk ;
- Mengerahkan energinya untuk perkembangan dirinya, bukan mengerahkan energi untuk menilai orang lain !
- Banyak introspeksi buat diri sendiri, tiap akhir hari, akhir minggu, akhir bulan, akhir tahun, tanyakan pada diri sendiri, “Kemajuan apa yang sudah kudapatkan selama ini dan keburukan apa yang sudah aku kurangi selama ini ?”

Semoga semua berada pada jalur Siu Tao yang benar !    Mari kita SIU terus menerus, continuous improvement / membuat kemajuan terus menerus untuk diri kita, orang2 yang kita cintai, sekeliling kita, SHI MEN kita dan dunia kita.

Tetap semangat, Jia Yu…..!!!!!

Tags: , , , , , , , , , , , , , , , ,  

Leave a Reply