Seni Kehidupan (LAO TZE)

Ciangtao SS Lie Tung Sen di Taokwan Thay Phing Kung
Minggu tanggal 03 Juni 2012

Seni Kehidupan (LAO TZE)

Bersikap “Rendah Hati” :
- Bagaikan air, bergerak ke dataran yang rendah dimana tak ada seorangpun mengaguminya, dia tak bersaing di dataran tinggi.
- Laut yang luas menjadi raja dari semua aliran sungai, karena mengambil posisi yang rendah.

Bersikap lembut dan penuh empati :
- Empati memberikan keberanian untuk menjalani kehidupan yang aman.
- Hemat, berarti sumber seseorang tak akan pernah kering.
- Jika seseorang tidak berjuang untuk memperoleh tempat pertama, dia akan menemukan dirinya berada di tempat pertama.
- Yang hidup lembut, yang mati kaku.    (sama dengan istilah “Lidah dan Gigi”).

Jangan mempunyai terlalu banyak keinginan :
- Pertahankan kehidupan yang sederhana dan kejujuran yang murni.
- Kurangi keinginan dan sifat egois, inti dari mencapai kedamaian pikiran adalah bebas dari keinginan. Kedamaian dalam pikiran akan mengarah kepada kedamaian dunia. (kedamaian pikiran adalah tidak terbelenggu oleh keinginan)

Jangan terlalu egois :
- Kehormatan dan kehinaan dapat membuatmu khawatir jika kamu terlalu memikirkannya. Ingatlah bahwa keduanya hanyalah hal-hal eksternal.
- Diri sendiri adalah pembimbing yang buruk untuk mencapai kebahagiaan. Jika kamu terlalu mementingkan egomu, hal ini dapat membuatmu terlalu khawatir, tetapi jika kamu dapat melupakan dirimu sendiri, tak ada yang perlu kamu takuti.
- Dia yang berhasil tanpa meminta penghargaan untuk dirinya sendiri, akan mendapatkan kejayaan abadi. Kebesaran yang sejati tidak terletak pada menyatakan kehebatan dirinya sendiri.
- Jalan kebenaran adalah untuk memberikan keuntungan, bukan untuk menyakiti, untuk melayani bukan untuk bersaing.

Jangan terlalu yakin :
- Jika kamu tidak tahu dan kamu tahu bahwa kamu tidak tahu, itu adalah hal yang bagus.
- Jika kamu tidak tahu, tetapi kamu yakin kamu tahu, itu adalah hal yang buruk.
- Jika kamu mengenal orang lain, kamu adalah orang yang pandai.
- Jika kamu mengenal dirimu sendiri, kamu telah tercerahkan.
- Bencana, mungkin adalah pertanda berkah.
- Berkah, dapat mengandung bibit bencana.
- Jalan kebenaran adalah adil, tidak memihak, tetapi selalu berada diposisi orang-orang yang baik.

Mundur disaat yang baik :
- Kata-kata yang tulus tidak berbunga-bunga, kata-kata yang baik belum tentu jujur.
- Pikiran yang tenang dan karakter yang sabar adalah dasar dari kehidupan yang nyaman.
- Lebih baik berhenti daripada memenuhi “cangkir” sampai meluber.
- Jangan pernah terlalu bangga, atau kamu tidak akan mempunyai sesuatu untuk dibanggakan.
- Jangan terlalu tajam, atau kamu akan menjadi tumpul.

* Ketenaran atau kehidupan, mana yang lebih berharga ?
* Kesehatan atau kekayaan, mana yang lebih penting untukmu ?
* Lebih, Cukup atau Kurang, mana yang lebih kamu utamakan ?
* Jika kamu terlalu mencintai ketenaran, kamu akan membayarnya dengan mahal.
* Jika kamu berpegang terlalu erat dengan kekayaan, suatu hari kamu akan banyak kehilangan.
* Jika kamu tak tahu dimana harus berhenti, kamu akan menempatkan dirimu sendiri dalam bahaya.
* Jika kamu mengetahui bagaimana merasa cukup, kamu tidak akan mendapat malu.

Pemerintah yang baik :
- Cara terbaik memerintah adalah secara alamiah.
- Ketika negara besar menempatkan dirinya lebih rendah hati, dia akan memenangkan banyak negara kecil.
- Ketika negara kecil memposisikan dirinya lebih rendah, dia akan dirangkul negara besar.

Manusia adalah puncak dari mahluk hidup di dunia.
Daya pikirannya menjadi super power.
Manusia dari lahir, menjadi mengerti dan menjalani, ini merupakan terjun ke dunia.
Dari lahir menjadi mengerti dan menghilang, ini merupakan keluar dari dunia.
Terjun ke dunia menjadi Nabi-Nabi, keluar dari dunia menjadi Dewa-Dewi (Shen/Shien), itu adalah Rohani.

Raga, Daya dan Sukma merupakan tiga lingkaran.
Raga dalam lingkaran rupa,
Daya dalam lingkaran cahaya,
Sukma dalam lingkungan asli,
berubah-ubah menjadi aneka rupa dinamakan YEK (hutang).

Berputar-putar bolak-balik hidup kembali dinamakan TAO (Jalan).
Dari lahir menjadi mengerti, lalu menjalani atau menghilang dan SIU TAO kembali menemukan yang asli pula, masuk kembali ke TAO.

Dengan keaslian yang kongkrit, masuk bagian yang abstrak. Kongkrit dan abstrak jadilah THAY CIK (kekal abadi).
Kita SIU TAO kurang matang, belum kembali ke Aslinya, maka masih terus reinkarnasi dalam aneka rupa.
Tak dapat kembali dengan kepolosan, itu namanya Piutang.

Jadi harus giat SIU TAO dan mencintai kehidupan, baru dapat bebas dan polos masuk dalam SIU TAO Sejati.

Renungan :
Manusia harus hidup dalam dunia sebisa mungkin lupakanlah akan di dalam dunianya. Sudah sadar sedemikian, barulah dapat lepas dari diperbudak benda-benda dan menikmati kenikmatan alamiah.
Timbul tenggelamnya nasib rumah tangga, seperti nyala padamnya lampu saja. Tidak memupuk jasa, rumah tangga tak akan jaya dan bahagia. Tidak menambah minyak, lampupun tidak akan menyala.

 

Meningkatkan Energi Positif

Energi/Chi :
- Di alam semesta terjadi keselarasan, karena adanya ketegangan antara kekuatan-kekuatan positif dan negatif.
- Bila keseimbangan terganggu, maka akan terjadi perubahan yang juga akan mempengaruhi mahluk hidup yang ada di alam ini.
- Timbullah pencarian energi yang positif untuk ditinggali oleh manusia (Feng Shui).

Energi Alam Semesta :
- Awal terbentuknya Alam Semesta adalah adanya unsur YIN dan YANG.
- Kemudian dengan perubahannya, terbentuklah Alam Semesta yang dikenal sebagai Makrokosmos.
- Manusia adalah bagian dari Makrokosmos (Alam Semesta) dan tubuh fisik manusia (Mikrokosmos) merupakan perwujudan miniatur dari Makrokosmos.

* Segala sesuatu yang ada di alam semesta ini mengandung energi di dalamnya.
* Dalam bentuk tertentu dan kondisi tertentu energi suatu benda akan berbeda (perubahan energi terjadi dalam setiap benda).
* Energi ada yang dapat diukur dan ada teraannya (alat ukur-nya), namun ada juga yang tak dapat diukur, tetapi tetap ada dan mempengaruhi secara tak tertera pula, hanya dapat terlihat dari hasil pengaruhnya.

Energi dalam tubuh manusia :
- Energi di alam semesta adalah saling berhubungan dan saling mempengaruhi. Dan manusia sebagai bagian dari Makrokosmos, tidak mustahil menggunakan energi ini untuk saling berhubungan (telepati, dll.).
- Di dalam tubuh manusia sendiri terdapat energi Positif dan Negatif (YIN dan YANG) yang saling bertegangan.
- Begitu pula organ-organ di dalam tubuh manusia, merupakan bagian-bagian yang mempunyai energi sendiri-sendiri yang mempengaruhi manusia itu sendiri.

* Di dalam tubuh manusia, energi mengalir mengikuti alirannya (meridian).
* Hidup matinya seseorang ditentukan oleh berdetak/berhentinya jantung.
* Jantung sendiri berdetak adalah karena Yuan Chi seseorang.  Jika energi tersebut meninggalkan tubuh seseorang, berakhir juga kehidupan orang tersebut.
* Jadi bentuk fisik luar seseorang tergantung pada CHI halus yang mengalir dalam tubuh orang tersebut.
* Jika CHI mengalir melalui meridian tanpa hambatan, maka orang tersebut sehat.
* Penyakit timbul bila pikiran dan tubuh tidak harmonis.
* Aliran energi dalam tubuh dipengaruhi tidak hanya oleh pikiran sadar seseorang, tetapi juga oleh berbagai macam perasaan yang dialami.
* Jika emosi seseorang atau pola pikir tertentu mendapatkan tekanan secara teratur, maka akan ada sebuah organ yang terlalu banyak dirangsang, menyebabkan ketidakseimbangan dan hambatan pada sistem meridian.

 

Meningkatkan energi positif

Meningkatkan energi positif akan membuat seseorang menjadi sehat jasmani dan rohani :
- Lingkungan/rumah dengan Feng Shui yang baik.
- Makan makanan yang bergizi dan bermanfaat bagi tubuh.
- Menjaga ketenangan pikiran.
- Mengolah emosi dengan baik.
- Berlatih CHI KUNG

Menjaga Ketenangan pikiran :
- Punya niat untuk berubah ke arah yang lebih baik.
- Tidak mendendam, mudah memaafkan dan minta maaf dengan tulus.
- Mengerti diri dan mengerti nemenpatkan diri.
- Mengerti arti memberi.
- Tidak gampang tersinggung.
- Tidak iri hati.
- Berlatih CING CO.

Tags: , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , ,  

2 Comments

  1. wah artikelnya mantap dan mendalam..

    Reply

  2. Artikelnya sangat bagus…..

    Reply

Leave a Reply