Terlalu gengsi, akan menderita seumur hidup !

Diambil dari arsip diskusi di http://siutao.com
Diskusi antara SHAN MAO, Tjing Wen, Sponbob dan Daoren, pada Desember 2007.

Sering kali kita melihat disekeliling kita, ada banyak orang yang hancur hidupnya hanya karena tidak bisa membedakan antara “Gengsi” dan “Harga Diri” yang sebenarnya !!!    Sehingga muncul pepatah yang berbunyi “SHI YAO MIEN ZI, HUO SHOU JUI” artinya “Terlalu gengsi, akan menderita seumur hidup“.

Untuk menghindari terjerumus ke dalam jurang kesengsaraan gara2 “Gengsi” yang keblinger, kita harus tahu beberapa patokan :
1. Menyadari bahwa setiap manusia pasti pernah melakukan kesalahan.
2. Semua komponen masyarakat hanya bisa menerima hal2 yang benar yang dilakukan seseorang.
3. Kalau tidak mengerti, masih ngotot sok mengerti, adalah sebuah tindakan yang paling hina didunia ini.
4. Jangan takut berbuat salah, asalkan setelah sadar melakukan suatu kesalahan harus berani mengakuinya serta bertanggung jawab dan tidak melakukan kesalahan yang sama dikemudian hari.

Nah…, dengan keempat pedoman di atas, mudah2an semua pembaca bisa terlepas dari jeratan sifat GENGSI yang KEBLINGER, agar bisa maju selangkah lagi di dalam SIUTAOnya.   Memang bisa dimaklumi, bahwa dalam perbuatan apapun, setiap manusia selalu berharap perbuatan mereka itu selalu benar adanya dan kalau kebetulan kita mendapat pengakuan bahwa perbuatan kita memang benar, maka hati kita akan berbunga-bunga !!!

Namun kita juga harus bisa menyadari, bahwa dari sekian banyak manusia, jarang ada yang bisa mengatakan bahwa sesuatu itu adalah 100% benar ataupun 100% salah.    Padahal di dalam dunia sekolahan ; dunia pekerjaan ; dunia organisasi atau di dunia olahraga sekalipun, hanya bisa menerima sesuatu yang benar saja.

Oleh karena itu, bisa dikatakan bahwa setiap manusia selalu hidup dalam keadaan “Waspada”, waspada agar tidak berbuat kesalahan !!!    Sampai2 banyak orang yang berhasil belajar, bagaimanakah caranya berbuat sesuatu untuk menutupi kesalahan2nya, termasuk belajar untuk dapat mencari kambing hitamnya !!!    Ha… ha… ha…

Ada lagi type orang2 tertentu, yang ketika diketahui kesalahannya, langsung jadi patah arang, karena takut berbuat kesalahan lagi.   Maka…, dia sekalian jadi tidak mau berbuat apa2 lagi !!!    Ini juga terjadi pada beberapa Taoyu, dimana ketika niat2 busuk atau perbuatan salahnya terbongkar, langsung mereka tidak lagi mau membantu Tao Kwan, bahkan tidak mau lagi datang ke Tao Kwan !!!    Akibatnya…, dia akan semakin ketinggalan di dalam SIUTAOnya.

Kira2, apa yah…. solusinya agar dapat mengatasi hal tersebut ?

Di dalam hal ini, kita harus bisa lapang dada, mau menerima segala bentuk kekurangan dan kesalahan2 yang pernah kita perbuat dan segera introspeksi diri.    Minta maaf jika diperlukan, tidak menutup diri dan tenggelam di dalam penyesalan.   Sebaliknya, bersedia menerima masukan dari orang lain dan berusaha untuk selalu waspada dalam setiap tindakan.

Sebagai orang yang SIUTAO, sudah semestinya kita harus bisa menyadari dan bertanggung jawab terhadap kesalahan yamg pernah kita perbuat.    Kalau tidak…, itu namanya bukan orang SIUTAO (selalu merevisi diri !).    Namun pada kenyataannya, banyak orang yang Siutao, tapi masih lengket dan tergiur dengan “MING dan LI” pribadinya, sehingga yang menonjol justru keegoisan dan kemunafikan yang sangat menjijikkan !!!

Orang2 seperti ini di dalam hidupnya akan selalu mencari berbagai cara, untuk menutupi segala kesalahan yang telah mereka perbuat, karena mereka tidak berani untuk bertanggung jawab terhadap kesalahan2 yang telah mereka lakukan !!!   Akibat dari tidak berani bertanggung jawab, akhirnya mereka akan berusaha mencari kambing hitam/putih dan menjadi manusia yang hina.

Sebagai contoh : Kita kenal ada Taoyu yang sudah jelas2 ketahuan perbuatan salahnya.    Begitu ditegur langsung menjual nama SF, untuk membela diri !!!    Begitu “dihajar” bahwa SF tidak pernah memberi nasehat seperti itu dan dia tidak bisa mengelak lagi !!!    Langsung dia merubah siasat, berpura2 menjadi orang b-o-d-o-h  dan  pura2 minta maaf secara menyedihkan !!!

Namun semuanya toh bisa tahu, kalau PERMINTAAN MAAF YANG TULUS ITU YANG SEPERTI APA ???   Ini aneh tapi nyata, koq ada orang yang ngakunya Siutao, tapi tidak berani bertanggung jawab atas segala kesalahan2 yang sudah diperbuatnya !!!    Mencoba mencari kambing hitam tidak akan ada gunanya, karena jika pada suatu saat ketahuan, apa jadinya ngak akan lebih malu lagi !!!

Padahal, kalau seseorang berani mengakui kesalahannya secara kesatria dan segera memperbaiki kesalahannya, dia justru akan bisa mendapatkan penghormatan yang lebih tinggi dan lebih dihargai dalam lingkungan pergaulannya.    Secara otomatis hal itu juga akan meningkatkan level Siutao yang bersangkutan sendiri.

Oleh karena itu…, jangan takut jika kita berbuat sesuatu kesalahan, asalkan… kalau kebetulan kita berbuat sesuatu kesalahan,  kita harus berani bertanggung jawab dan sesegera mungkin untuk memperbaiki diri.   Jika tidak, maka lama kelamaan… dengan sendirinya kita akan dikucilkan dari pergaulan masyarakat dan bernasib seperti anjing rabies yang diburu dimana2.    Ha… ha… ha…

“Minta Maaf” bukan merupakan sikap rendahan yang dapat menurunkan derajat/gengsi.    Hati kita jadi plong, bisa nambah2 wawasan atau cara berfikir dan bagi orang yang lain jadi tidak ada ganjelan di hatinya lagi, hidup jadi lebih harmonis.

Tags: , , , , , , , , , , , , , , , , ,  

Leave a Reply