10 Penting dalam Siutao DSM

Diambil dari arsip diskusi di http://siutao.com

Diskusi antara Bro Life, Bro Pink02 dan Bro SHAN MAO, pada Juli-Agustus 2003.

Dari cerita teman2 katanya terdapat 10 hal yang paling penting dalam Siutao DSM yang harus kita perhatikan :
1. Shi Wu (Kosong/Hampa)
2. Ce Ran (Alamiah)
3. Ching Cing (Hening Bening)
4. Wu Wei (Tanpa Pamrih)
5. Cun Cui (Sesuai Aslinya)
6. Shuk Puk (Sederhana)
7. Ping Yi (Gampang Berteman/Berkawan)
8. Tien Tan (Biasa2 Saja/Tenang/Tidak Gampang Terpengaruh)
9. Ju Juok (Lemah Lembut)
10. Pu Cen (Tidak Berebut).

SHI WU (Kosong/Hampa), ini ada kata2 begini : Tao Pen Shi Wu, Pu Ce Ying Cung, dst….. Artinya adalah Tao itu pada dasarnya adalah kosong/hampa, tidak dapat diketahui bayangannya, dst….    Dalam pelaksanaannya, kalau seseorang telah “Mengerti Tao”, justru ia akan seperti “Biasa2? saja, tidak akan memamerkan kehebatannya.

Padi yang semakin berisi, maka ia akan makin merunduk”, orang yang Tao-nya tinggi, justru terlihat seperti biasa2 saja.    Kita bisa melihat dari tingkah lakunya, tutur katanya dan pancaran sinar di wajahnya.

CE RAN (Alamiah), nah….ini yang selalu bikin orang2 pada puyeng 7 keliling.    Artinya adalah berjalan sebagaimana mestinya, mengikuti kodrat alam, sesuai dengan kondisi dan situasi, tidak memaksakan kehendak, dll…    Memberikan kepada kita pengertian, kita jangan memaksakan kehendak kita, lakukanlah apa yang seharusnya kita lakukan namun tetap didalam koridor kebenaran, semua yang terjadi pasti mengikuti suatu hukum alam semesta yang tidak bisa dihindari.

Ceran tidak bisa disamakan dengan kebenaran, ceran adalah suatu kondisi, dalam hal ini kita katakan kondisi yang “alamiah”, itu saja…    Kalau kita hidup dalam kondisi yang “alamiah” berarti tidak ada “belenggu” yang mengikat hati nurani kita, maka kita akan bisa lebih jernih melihat “kebenaran”.

CHING CING (Hening Bening), artinya adalah ketenangan dan keheningan, tidak terpengaruh oleh lingkungan, tidak terpengaruh oleh kebendaan.    Dalam kehidupan nyata mengajarkan kita untuk bisa memecahkan masalah dengan didasari ketenangan hati, jangan terlalu memandang berat terhadap kebendaan, jangan hanya mencari ketenaran nama.

Sulit untuk dapat mencapai tahap Ching Cing, kalau gampang dan ada jalan pintasnya, pasti yang jadi Dewa berjibun jumlahnya….    Minimal didalam proses dan perjalanan Siutao ini, kita berusaha untuk sedikit demi sedikit menggapai sasaran itu (itupun kalau waktunya masih ada… he he he , khawatirnya keburu game over).

WU WEI (Tanpa Pamrih), Wu Wei Wu Pu Wei, Wu Suo Pu Nen Wei.    Artinya Tidak Berbuat – Tidak Tidak Berbuat, Tidak ada yang Tidak bisa diperbuat.   Mengajarkan kepada kita, berbuat sesuatu jangan ada pamrihnya, karena kalau kita berbuat dengan mengharapkan sesuatu, maka akan menimbulkan kekecewaan dan pada akhirnya apapun tidak bisa diberbuat.    Dan kalau kita berbuat dengan tanpa pamrih, sepertinya apapun tidak dilakukan, padahal apapun telah dan dapat dilakukan.

Sama seperti seseorang yang berteman dengan orang lain, bila diawali dengan tujuan2 tertentu, termasuk kategori tidak Wu Wei.    Pertemanan yang demikian tidak akan pernah langgeng, kalau tujuannya tidak tercapai…, bubarlah tali pertemanannya itu.

CUN CUI (Sesuai Aslinya), ini yang terus terang agak bingung… (aslinya kita kan kagak pakai baju…).    Mungkin artinya jangan berpura2, Yen Shing Yi Ce = apa yang diucapkan harus sesuai dengan apa yang dilakukan.    Tapi kebanyakan, apa yang ada di hati, tidak sama dengan apa yang diucapkan, apalagi dengan yang dilakukan…. (jauh dari yang sebenarnya diinginkan dihati… alias banyak pura2nya…)

SHUK PUK (Sederhana), ya….gampang aja …. Hidup jangan foya2…, lebih baik gunakan kelebihan yang kita punyai untuk hal2 yang lebih bermanfaat, yang bisa berguna bagi manusia lain….    Bisa juga diartikan, kalau mendapatkan sesuatu (bisa ilmu, kepintaran, harta dll) jangan lantas jadi “aneh” alias sombong, tetaplah sederhana seperti semula.

PING YI (Gampang Berteman/Berkawan), ini juga jelas sekali…. Kalau saya kawan baik anda…, minimal kalau saya mampir ke rumah anda…, pastinya disuguhi makan dan minum yang enak….ya kan ?    Jadi kalau kawannya banyak….apa nnggak enak tuh hidup jadinya….   Mendapatkan kawan satu, berarti mengurangi musuh dua. Jadi carilah kawan…., jangan cari musuh.    Tentu saja kita maunya demikian…, harus koreksi diri, apakah tingkah laku kita sudah benar, jangan gampang menyinggung perasaan orang lain, dll….

TIEN TAN (Biasa2 saja/Tenang/Tidak Gampang Terpengaruh), artinya kita jangan gampang bereaksi hanya karena melihat sesuatu yang tampak dipermukaan saja…, harus bisa menganalisa segala masalah dengan teliti…., dengan tenang melihat situasi…, tidak gembar gembor…., sehingga tidak akan mudah terjerumus melakukan kesalahan.

JU JUOK (Lemah Lembut), nah… ini terutama bagi yang cewek… mesti lemah lembut dong……, masak cewek kayak Rambo…he he he.    Intinya kita harus bisa menjaga segala tindakan kita…, jangan mudah bersikap kasar….bisa mengendalikan emosi dengan tepat.

Emosi jangan diredam/dipendam, yang saya maksudkan adalah dikendalikan dengan tepat, ya… bukan berarti tidak ada emosi lagi kan ?    Yang penting emosi jangan sampai tidak terkontrol….meledak2 tidak karuan.    Karena kalau emosi sampai tidak terkontrol, pikiran jadi tidak berjalan, tindakan akan ngawur dan kasar, mana bisa lemah lembut ?

PU CEN (Tidak Berebut), apa sih yang mau diperebutkan ?    Wong semua itu hanya pepesan kosong……    Kalau berbuat sesuatu tanpa pamrih (WU WEI), tentu saja tidak akan terjadi saling “berebut sesuatu”.    Nama, kedudukan, harta, memang perlu/dibutuhkan didalam kehidupan kita, tapi jangan gila nama, gila kedudukan, gila harta….    Kalau sudah pada gila……, maka ya… itu tadi, terjadi perebutan, terjadi pertengkaran, terjadi pergesekan, bahkan bisa terjadi pertumpahan darah.

Untuk bisa lepas dari “kegilaan” yang saya maksud, harusnya seseorang itu belajar untuk tidak “Egois”, jangan cuma mikiran diri sendiri aja, pikirin juga yang lainnya.    Misalnya pikirin kebutuhan Taoyu2 lainnya, pikirin kemajuan organisasinya, jangan cuma bisanya hanya mikirin bagaimana “saya” bisa “puas” dan “bangga” dengan apa yang telah saya capai sekarang (kedudukan, posisi, harta).

Tapi kalau soal pekerjaan demi TAO & Kung Tek, rasanya justru kita harus berebut membuatnya donk !    Maksud saya jangan sampai hal ini justru dihindari dengan alasan Puk Cen.

Sepuluh anjuran ini sebetulnya saling kait mengkait satu sama lainnya dan akhirnya bisa diwakili oleh satu kalimat saja yaitu ”JING CHING WU WEI”.

Tags: , , , , , , , , ,  

Leave a Reply