MENGUKIR SEJARAH DIRI SENDIRI

Diambil dari http://cenjing.com,   Ditulis oleh CGJ pada tanggal 26 Mei 2009.

Hidup ini kalau mau, bisa dikatakan adalah suatu proses mengukir sejarah diri kita sendiri. Jika sejarah yang kita ukir adalah baik, mungkin kita akan dikenal dan dikenang oleh masyarakat yang mengenal akan diri kita dan itupun mungkin bisa bertahan 1, 2 atau beberapa generasi saja, setelah itu secara perlahan-lahan akan mulai dilupakan.

Jika sejarah yang diukir tidak baik, mungkin juga akan diingat oleh masyarakat sampai 1, 2 atau beberapa generasi, lama-lama mulai dilupakan juga.   Jadi antara yang baik dan yang tidak baik, kedua-duanya bisa membuat seseorang jadi lebih dikenal dalam masyarakat, hanya saja sifat dan cara lebih dikenalnya berbeda.

Yang baik dikenal, dikenang, dipuji dan dikagumi orang, yang tidak baik dikenal, dibenci dan dimaki orang.    Di dalam sejarah, tercatat cukup banyak orang yang bisa dikenang hingga berabad-abad, bahkan ada yang dikenang hingga ribuan tahun lamanya.   Yang dikenang hingga berabad-abad, misalnya James Watt, Thomas Edison, Galileo, Newton dan mereka-mereka yang telah memberikan kontribusi yang luar biasa pada dunia ini.

Bagaimana dengan yang jahat, apakah ada yang dikenal dan dimaki-maki hingga berabad-abad ?    Jawabanya ADA !    lihat di dalam sejarah, pasti ada. Kita hidup di dunia ini dikatakan lama, memang cukup lama, yang bisa hidup hingga umur 80 tahun cukup banyak, kalau 1 tahun adalah 365 hari, maka yang hidup selama 80 tahun berarti sudah berumur 80×365 = 29.200 hari.

Kalau dikatakan singkat, memang sangat singkat, untuk yang bisa hidup sampai 80 tahun, pada saat umur 80 tahun nanti dia akan merasakan bahwa 80 tahun itu dilalui begitu cepat !    Sangat singkat !    Percaya ngak ?    Kalau tidak percaya, tunggu saja sampai umur 80 tahun nanti…    Setiap hari, detik demi detik kita lewati, menit demi menit juga kita lewati, demikian juga hari demi hari telah kita lewati, waktu-waktu yang sudah dilewati walaupun hanya 1 DETIK saja DIA TIDAK AKAN KEMBALI LAGI.

Menjalani kehidupan didunia ini tidak seperti main Games Komputer, kalau sudah kalah atau salah jalan, bisa tekan tombol Reset untuk mengulangi permainan Games dari awal.   Dalam kehidupan, begitu kita lakukan kesalahan, maka akan tercatat kita telah melakukan 1 kesalahan dan ini pasti akan menimbulkan akibatnya, akibat yang ditimbulkan tergantung dari besar kecilnya kesalahan yang dilakukan, lebih-lebih kalau kesalahannya bersifat fatal, bisa terjadi penyesalan seumur hidup dan tidak dipercaya lagi oleh orang lain.

Nah kalau kita sudah ngerti akan hal ini, maka mulailah berpikir, bagaimana kalau hari ini yang akan kita lewati kita lakukan sesuatu yang terbaik, bermakna, yang memberi kontribusi kepada masyarakat dan dunia, untuk mengukir sejarah yang baik bagi diri kita sendiri.    Tapi jangan hanya berpikir saja, perlu pelaksanaannya juga.    Lakukan yang terbaik untuk mengukir sejarah diri kita, semoga sejarah yang diukir nanti bisa dikenang selama-lamanya.

Entri ini dituliskan pada 27 Mei 2009 pada 4:58 PM dan disimpan dalam 1. yang berkaitan: kebaikan, keburukan.

Tags: , , , , , , , , , , , , , ,  

Leave a Reply