Tiga Pengabdian dalam TAO DSM

Diambil dari arsip diskusi di http://siutao.com

Diskusi antara Bro Life dan Bro Pink02, pada Juli 2003.

Tiga pengabdian dalam Tao DSM meliputi :

1. IE SING KUI IE TAO (Satu hati terhadap Taonya)

2. IE SING KUI IE CING (Satu hati terhadap Ajarannya)

3. IE SING KUI IE SE (Satu hati terhadap Gurunya).

Ketiga pengabdian ini sangat simple tulisannya tapi pengertiannya/maknanya tentulah sangat luas dan bermanfaat bagi kita2 yang Siutao.

Saya ingin memberikan contoh2 sebagai pembanding,  yang namanya mengabdi itu adalah tanpa pamrih, bahkan juga disertai dengan sifat patuh, taat, tidak akan membantah, mau menjalankan meskipun dengan resiko yang bermacam-macam.    Sama halnya dengan ungkapan yang sering dikatakan dengan enteng nya, yaitu Zhuen She Zhung Tao, atau ungkapan lainnya misalnya Totalitas, dsb.    Sementara pada kenyataannya masih sangat jauh dari itu semua, masih berkutat diantara teori-2 yang muluk2, terbelit pada argument yang egosentris tanpa ada pelaksanaannya.

Contoh2 yang merupakan kenyataan :  Masih tidak bisa menghargai/menghormati Shesiung/Shecie-nya sendiri (bahkan pada tingkatan tata krama yang berlaku pada umum saja !!! ), apa ini yang dikatakan sudah Ik Sin Kui Yi She ?    Didalam menjalankan sesuatu hal (tugas didalam Tao ), mendapatkan teguran atau kritikan dari Shesiung/Shecie-nya atau bahkan SF, lantas tidak bisa menerima, lantas ngambek, bahkan mogok, apa ini sudah termasuk Ik Shin Kui Yi She ?

Tidak mau menjalankan Ajaran dan Teori2 yang telah diberikan, bahkan mengada-ada dengan dalih yang bermacam2, yang tujuan sebenarnya adalah penyangkalan terhadap Ajaran/Teori2 tersebut, apa ini sudah bisa dikatakan sebagai Ik Shin Kui Yi Jing ?

Didalam bergaul dan bermasyarakat (terutama dengan sesama Taoyu), saling menjelekkan, mengeluarkan fitnah, mengadu domba, dsb.    Apakah ini bisa kita dikatakan sebagai Ik Shin Kui Yi Tao ?     Karena perbuatan2 itu tidak hanya telah menimbulkan kerugian pada pribadi2, namun juga secara langsung telah merugikan kelompok Taoyu, dan tentu saja efeknya akan lebih luas lagi.

Pengabdian, kalau hanya menjadi slogan saja, kalau hanya bisa diucapkan saja, kalau hanya sebatas kekaguman saja, tanpa ada bukti didalam kehidupan nyata kita, apa gunanya ?     Hanya akan menimbulkan keprihatinan saja.    Apakah kita rajin Lien Kung di rumah selama ber-tahun2 itu sudah mengabdi ?    Apakah kita jago berdebat dan menjatuhkan pendapat orang lain (dengan tanpa dasar yang benar) apakah itu sudah mengabdi ?    Jadi, arti dari Pengabdian itu sendiri haruslah dimengerti dan dijalankan secara benar dan konsekwen.


Yi Sin Gui Yie Dao (Satu hati terhadap Taonya), maknanya menurut saya pada dasarnya adalah ” Sekali Tao, sampai matipun tetap Tao “.

Yi Sin Gui Yie Jing (Satu hati terhadap Ajarannya), maknanya adalah didalam menjalankan Ajarannya, kita harus benar-2 memiliki kemantapan dan kebulatan tekad, tidak tergoyahkan oleh keadaan apapun, berpegang teguh pada apa yang diajarkan, sambil tetap menggunakan kemampuan daya nalar kita.    Bukannya terbalik : hanya bergantung pada daya nalar sendiri (yang belum tentu memadai), tanpa mengerti apa yang diajarkan.

Yi Sin Gui Yie She (Satu hati terhadap gurunya), ini tentu saja suatu keharusan, kalau tidak maka akhirnya apapun tidak didapatkan.    Ada satu cerita, ada seseorang yang meninggalkan desa tempat tinggalnya untuk ke desa lain, karena ingin belajar berjalan yang lebih bagus dan indah.    Setelah ber-bulan2, akhirnya orang tersebut pulang kembali ke desanya dengan merangkak.

Tags: , , , , , , , ,  

Leave a Reply