Cing Lao Cuen Sien

Diambil dari arsip diskusi di http://community.siutao.com/index.php

Cing Lao Cuen Sien
Diskusi antara Bro SHAN MAO, Bro Life dan Bro Pink02, pada April 2003.

Tradisi untuk menghormati atau mematuhi orang tua atau orang yg lebih tua memang sudah menjadi Ajaran atau Tradisi, terutama bagi orang “Timur”, khususnya bagi “Keturunan Naga”. Tentu saja ini terlepas dari “Apakah semua orang tua atau yg lebih tua patut untuk dihormati ?”

Ajaran atau pandangan Cing Lao Cuen Shien bukan hanya perlu diketahui, akan tetapi seharusnya seolah sudah menjadi darah daging yang selalu terwujud didalam kehidupan kita sehari-hari, yang secara alami akan terpancar dari tindakan serta perilaku kita.

Hal ini harus kita mulai dari lingkungan kecil keluarga dulu, andai kata dengan saudara atau orang tua sendiri saja tidak bisa “hormat atau patuh”, pasti merupakan omong kosong jika dikatakan bisa menghormati orang lain yang lebih tua.

Jangan pula nanti ada yang bertanya “Apakah orang tua kita “patut” atau “tidak patut” untuk dihormati ?”

Mungkin saja ada sebagian orang, sekarang ini kondisinya sudah menjadi lebih “pinter” dari orang tuanya, kondisinya sekarang sudah menjadi lebih “bijaksana” dari pada orang tuanya, atau bahkan jelas-jelas orang tuanya sedang “bersalah” terhadap dirinya, tapi itu semua tidak ada hubungannya dengan pengertian Cing Lao Cuen Shien yang sedang kita bicarakan.

Coba kalau dulu waktu kita dilahirkan, langsung dimasukkan ke lubang WC, apa masih ada kita pada hari ini ? Tentu kadar hormat atau patuh terhadap orang tua sendiri berbeda dengan terhadap orang yang lebih tua lainnya.

Orang semakin tua tentunya juga akan menjadi semakin bijaksana, bila dia selalu punya keinginan untuk belajar dari pengalaman2 atau pengetahuan2 baru.

Tags: , , , , , , , , , , , ,  

Leave a Reply