Delapan Anjuran "Yang Perlu Dipupuk"

http://indonesia.siutao.com/pengenalan

Oleh: The Sie Bien & Lie Ming Sen

Delapan hal yang patut dilakukan dan dibina sepanjang masa adalah :

  1. Banyak mendengarkan Tao ().
    Dari seluruh pelajaran-pelajaran Tao () yang sudah diterangkan secara tidak tertulis, berapa banyak yang kita tangkap ?    Bukan saja hanya mendengar tetapi kita diharuskan menghayati maknanya, sehingga kita dapat maju selangkah.    Dan dengan sering mendengarkan Tao () maka akan lebih cepat maju kita melangkah.
  2. Banyak membaca buku.
    Banyak sekali buku yang dapat kita baca, namun yang terpenting adalah mengetahui isi dan makna dari buku tersebut.    Dengan sering membaca buku maka dengan sendirinya banyak memiliki pengalaman-pengalaman.    Tanamkan banyak membaca.
  3. Banyak berdiskusi.
    Dengan semakin banyak kita memperoleh pengetahuan-pengetahuan baik yang kita dapat dari membaca maupun mendengar, maka kita juga dianjurkan sering mengadakan diskusi.    Dengan demikian kita mempunyai pandangan-pandangan yang lebih jauh terhadap apa yang telah kita peroleh.    Dalam berdiskusi kita dituntut untuk selalu bersikap obyektif, dalam arti kita harus dapat menjelaskan pendapat kita, dan dengan berdiskusi akan sering menimbulkan ide-ide atau hal-hal baru.
  4. Banyak berlatih.
    Berlatih adalah suatu hal yang baik.    Hal ini harus kita pertahankan dan jangan tidak berlatih karena alasan tidak ada waktu atau lelah karena seharian bekerja.    Padahal kalau kita rajin berlatih akan dapat menghilangkan lelah dan dapat menambah semangat baru.
  5. Banyak menyerap.
    Disini diumpamakan sebuah hutan yang dapat menyerap banyak air, begitu pula diri kita sebanyak yang kita lihat atau dengar maka kita harus dapat menyerap pandangan-pandangan itu, dengan demikian dapat menambah wawasan pengetahuan, dan kepandaian.
  6. Banyak bertanya.
    Dalam kehidupan di dunia ini banyak hal yang tidak semuanya kita ketahui. Yang kita ketahui itu terbatas.    Banyak bertanya akan mengakibatkan kita mengetahui lebih banyak.    Gunakan kesempatan pada saat berdiskusi atau berkumpul untuk mengeluarkan pertanyaan.
  7. Menghargai keunggulan orang lain.
    Manusia itu tidak dapat menguasai semua bidang.    Ada yang bisa dilakukan, ada juga yang tidak bisa dilakukan.    Begitu pula dalam hal keunggulan seseorang memiliki perbedaan.    Disini kita harus mengerti dan harus bisa menghargai keunggulan yang dimiliki orang lain, bukan melihat orang lain lebih unggul maka kita iri dan benci.
  8. Banyak mawas diri.
    Dengan mawas diri membuat orang tidak menjadi sombong.    Orang menjadi rendah hati, lebih waspada dalam bertindak sehingga tidak sering melakukan kesalahan.

Dalam penggemblengan diri ini, kita mencoba memperbaiki keadaan sekarang agar lebih baik dari sebelumnya, dan ini perlu dilakukan terus menerus.

Tags: , , , , , , , , ,  

Leave a Reply