Karma hidup berumah tangga ???

Diambil dari arsip diskusi di http://siutao.com

Diskusi antara Tommy, SHAN MAO, Progress & Kelana, pada Maret 2006.

Katanya “MENIKAH” justru akan memunculkan suatu “Karma” baru, yaitu kepada suami/istri serta anak2.    Maksudnya gimana tuh ?

Kata “KARMA” berasal dari Bahasa Sansekerta, kata “Karma” tidak memiliki konotasi buruk maupun baik, karena karma berarti perbuatan (action).    Kata “Karma” akan memberikan makna baik atau buruk, jika disandingkan dengan kata “buruk” maupun “baik”.    Sehingga menjadi “Karma Buruk” yang berarti perbuatan buruk, atau “Karma Baik” yang berarti perbuatan baik.

Biasanya kata2 “Hukum Karma” sering kali pengucapannya disingkat hanya dengan “Karma” saja, mungkin ini termasuk pemelintiran kata yang biasa terjadi dengan disengaja saja.    Belum lagi kebiasaan kita sering menggunakan/mengkonotasikan kata “Karma” sekadar untuk menunjukkan sebuah akibat dari perbuatan jelek saja !!!    Sementara kita di dalam Agama TAO, biasa menyebutnya dengan istilah “YING KUO PAO YING” = Hukum Sebab Akibat !!!    Suatu perbuatan akan menjadi baik jika berdasarkan pikiran baik, perbuatan menjadi buruk jika dilandasi dengan pikiran buruk.

Memang ada orang2 tertentu yang beranggapan bahwa “Menikah”,  justru akan menjadi “Beban Tambahan” (karmanya jadi semakin bertambah banyak !)  pada kehidupannya kali ini.   Dan untuk memutus “Mata Rantai” lingkaran “Karma” tersebut, tidak menikah menjadi pilihan yang mereka anggap terbaik !!!

Sesuai dengan teori “YIN YANG” semestinya manusia juga harus hidup berpasang2an, karena itu di dalam TAO tidak mengatakan bahwa menikah itu adalah karma, karena konotasi karma selalu ke arah hal2 yang buruk (Karma Buruk).    Orang bisanya menikah itu karena adanya suatu “Kejodohan”, selanjutnya adalah SIUTAO sedapat mungkin berusaha membina suatu keluarga yang bahagia lahir dan batin menuju “Kesempurnaan”.

Ini merupakan tantangan dalam perjalanan SIUTAO seumur hidup kita.    Karena orang yang tidak menikah, seumur hidupnya bisa dikatakan sebagai orang yang masih kurang sempurna !!! Ha… ha… ha…    Jelas, menikah akan memunculkan suatu “Karma” (perbuatan).    Jika tidak bagaimana seorang suami bisa mencari nafkah, jika tidak melakukan perbuatan berupa bekerja ?    Bagaimana seorang istri bisa melayani suami, jika ia tidak pelakukan perbuatan berupa pelayanan ?    Bagaimana suami-istri akan memiliki seorang anak, jika tidak melakukan perbuatan (action) berupa hubungan suami istri ?    Semua manusia setiap hari melakukan apa yang namanya “Karma” (action), jika tidak… manusia akan sama dengan sebuah batu di pinggir sungai.

Jangan sampai ada yang memelintir, kalau perkawinannya gagal, lantas dibilang kalau itu adalah gara2 “Karma”.    Bahkan sampai lari dari tanggung jawab dengan tidak berani menikah, walaupun jodoh sudah didepan mata !!!    Lantas, bagaimana halnya dengan orang yang sudah pernah menikah, lalu karena sesuatu dan lain hal, pasangan suami istri tersebut berpisah (bercerai) satu dengan yang lainnya.    Apakah termasuk hidupnya masih kurang sempurna juga ?

Kalau soal itu, mungkin hanya orang yang sudah menikah yang bisa menjelaskannya dengan lebih baik. Jadi maksudnya adalah belum sempurna sebagai “Manusia Dewasa”.    Jangan disalah artikan, bahwa orang yang sudah nikah pun akan langsung menjadi SEMPURNA lahir batin/TEK TAO lho !!! Ha… ha… ha…

Dengan demikian, suami-isteri yang tidak bisa mempertahankan perkawinannya itu, memang masih kurang sempurna (dalam arti yang lebih luas !), kalau sudah sempurna yah… tidak akan berselingkuh, apalagi sampai bercerai karena soal2 lainnya !!!

Pertanyaan yang mengartikan bahwa “Menikah” justru akan memunculkan suatu “Karma” baru, sebagai suatu ke-Negatif-an “Hukum Sebab Akibat” dari suatu pernikahan !!!    Mungkin hal itu hanya merupakan alasan yang dibuat2 saja oleh mereka yang masih belum menikah dan/atau untuk melegalisir cara hidup “SELIBAT” (pranata yang menentukan bahwa orang2 di dalam kedudukan tertentu tidak boleh kawin : para rohaniwan yang telah ditahbiskan harus hidup membujang, tidak boleh kawin, dll) !!!

Tags: , , , , , , , , ,  

Leave a Reply